Pelatihan Tata Graha (Housekeeping) Bersertifikasi BNSP untuk Siswa/i SLB

LAZISMU Kepulauan Babel Bersama Dinas Pendidikan Tingkatkan Skill Siswa/i SLB Se-Babel Melalui Pelatihan Tata Graha Bersertifikasi BNSP

Pangkalpinang, 8 September 2025 – Sebagai wujud nyata komitmen dalam mendorong pemberdayaan penyandang disabilitas, sebanyak 20 siswa/i perwakilan dari SLB se-Kepulauan Bangka Belitung mengikuti Pelatihan Tata Graha (Housekeeping) Bersertifikasi BNSP. Kegiatan ini bertujuan memberikan keterampilan kerja terstandar sekaligus mempersiapkan peserta didik menghadapi dunia kerja dengan lebih percaya diri dan mandiri.

Dalam sambutannya, Lili Febrianti, S.Pd., mewakili Ketua Badan Pengurus LAZISMU Kepulauan Bangka Belitung, Ustadz Heru Kurniawan, S.T., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia juga memohon maaf atas ketidakhadiran Ustadz Heru secara langsung, serta menyampaikan pesan bahwa:

> “LAZISMU berkomitmen mendukung peningkatan keterampilan dan kemandirian siswa SLB, karena kami percaya setiap anak memiliki potensi luar biasa yang layak dikembangkan,” tutur Lili.

Lili juga menambahkan ucapan terima kasih kepada para muzakki dan munfiq yang telah mempercayakan LAZISMU Babel sebagai wadah penghimpun dan penyalur zakat serta infak. Ia turut mengapresiasi Dinas Pendidikan, para guru dan pendamping, PT Dipintari Indonesia, serta Hotel Pia yang berkontribusi dalam suksesnya acara ini.

“Semoga kegiatan ini menjadi langkah nyata menuju masa depan yang lebih mandiri dan berdaya bagi anak-anak SLB,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan terobosan penting dalam memperluas akses kerja bagi penyandang disabilitas. Dengan pembekalan keterampilan tata graha yang dibimbing langsung oleh asesor berlisensi nasional serta sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), lulusan SLB diharapkan memiliki daya saing yang setara di dunia kerja.

> “Ini adalah langkah awal yang konkret. Dengan keterampilan dan sertifikasi kompetensi, siswa-siswi SLB diharapkan lebih siap, percaya diri, dan mandiri dalam menghadapi dunia kerja,” ungkapnya.

Pelatihan ini tidak hanya berisi teori, tetapi juga praktik langsung sesuai standar industri perhotelan. Program ini menjadi bukti nyata sinergi berbagai pihak dalam mendukung pendidikan inklusif berbasis kompetensi di Bangka Belitung.

Kerja sama ini melibatkan Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama LAZISMU Kepulauan Bangka Belitung, dengan pembekalan dilakukan langsung oleh asesor berlisensi nasional.