Monitoring dan Penyerahan Mahasiswa Baru Kerja Sama Pemprov Kep. Babel dan Poltekkes Surakarta

Surakarta – Selasa, 2 Juli 2025 – Poltekkes Kemenkes Surakarta menerima kunjungan dari Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Lazismu Provinsi Kep. Babel dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) mahasiswa penerima beasiswa serta penyerahan calon mahasiswa baru hasil kerja sama antara ketiga pihak tersebut.Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan evaluasi perkembangan mahasiswa yang telah mendapatkan beasiswa pada tahun sebelumnya, sekaligus menyerahkan mahasiswa baru penerima beasiswa tahap kedua. Beasiswa ini merupakan bentuk kerja sama antara Poltekkes Surakarta, Pemprov Kep. Babel, dan Lazismu Prov. Kep. Babel, guna mencetak tenaga profesional di bidang terapi untuk anak berkebutuhan khusus (ABK). Acara dihadiri oleh 3 Tim Dinas Pendidikan salah satunya Kasubag Keuangan Dinas Pendidikan Kep. Babel, Bapak Tomi, S.E., Mega Sukma, M.Si., selaku sekretaris Lazismu babel dan Lili Febrianti S.Pd., Manajer Area Lazismu Kep. Babel, Wakil Direktur III Poltekkes Surakarta Budi Utomo, Ketua Jurusan Fisioterapi Sukardawanto, Ketua Jurusan Terapi Wicara Dodit, Koordinator Prodi Okupasi Andri, Tim Humas Mba Rahma, serta para mahasiswa lama dan baru.

Seluruh kegiatan dilaksanakan di lingkungan kampus Poltekkes Kemenkes Surakarta. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab dan pengawasan terhadap pemanfaatan beasiswa, serta untuk memastikan mahasiswa mendapatkan kualitas pendidikan terbaik. Beasiswa ini diberikan untuk memenuhi kebutuhan tenaga profesional terapi anak berkebutuhan khusus (ABK) di Babel, khususnya di Pusat Layanan Autis yang kekurangan terapis dan psikolog. Pada tahap pertama tahun 2022, sebanyak tiga mahasiswi telah diterima dan kini mendekati kelulusan. Pada tahap kedua ini, diserahkan 10 calon mahasiswa baru yang terdiri dari:

  1. 6 mahasiswa program studi Okupasi Terapi
  2. 2 mahasiswa program studi Fisioterapi
  3. 2 mahasiswa program studi Terapi Wicara

Mereka akan menjalani pendidikan hingga tahun 2027, dengan harapan setelah lulus dapat kembali ke daerah masing-masing dan mengabdi di layanan kesehatan masyarakat, khususnya untuk anak-anak ABK di pelosok Kep. Bangka Belitung. Wadir III Budi Utomo menyampaikan rasa terima kasih kepada mitra Pemprov Kep. Babel dan Lazismu Kep. Bangka Belitung. Ia juga berpesan agar para mahasiswa belajar dengan sungguh-sungguh dan menjaga komunikasi dengan pihak kampus maupun penyelenggara program Beasiswa Zakat. Dinas Pendidikan juga menambahkan bahwa pengalaman praktik yang jauh dari daerah asal memberikan nilai dan kompetensi lebih bagi para mahasiswa. Oleh karena itu, perluasan kerja sama ke tiga jurusan terapi sangat penting untuk meningkatkan layanan kesehatan di Babel. Mahasiswa periode pertama juga diharapkan dapat membimbing adik-adiknya agar bisa beradaptasi dan sukses menempuh pendidikan.

Mahasiswa/i diharapkan tidak hanya mewujudkan Cita-cita pribadi saja namun cita-cita dinas pendidikan dan para Muzakki dan Munfiq. Bu Mega Sukma, M.Si., Perwakilan dari Lazismu Kep Bangka Belitung, mengatakan kepada mahasiswa baru dan lama untuk lulus tetap waktu dan memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat serta jangan lupa mendoakan para Muzakki maupun Munfiq Lazismu Babel untuk diberikan kesehatan dan keberkahan.